Total Tayangan Halaman

Jumat, 29 Oktober 2010

Mangrove Tour

Berwisata di kawasan hutan bakau (mangrove) memberikan pengalaman baru bagi Anda, ditengah hiruk pikuknya keseharian yang kita hadapi dengan suara hingar bingarnya kenderaan bermotor yang memberikan polusi udara bagi kita membawa kita menjadi stress. Keindahan dan kedamaian yang dihasilkan oleh alam ini mengantarkan kita ke suasana yang damai dan tenang di hibur dengan suara kicauan burung dan fauna lainnya yang hidup di kawasan ini

Hutan mangrove adalah sebutan untuk sekelompok tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut pantai. Hutan mangrove dikenal juga dengan istilah tidal forest coastal woodland vloedbosschen atau juga hutan payau. Kita sering menyebut hutan di pinggir pantai tersebut sebagai hutan bakau. Sebenarnya, hutan tersebut lebih tepat dinamakan hutan mangrove. Istilah 'mangrove' digunakan sebagai pengganti istilah bakau untuk menghindarkan kemungkinan salah pengertian dengan hutan yang melulu terdiri atas pohon bakau spp. Karena bukan hanya pohon bakau yang tumbuh di sana. Selain bakau, terdapat banyak jenis
tumbuhan lain yang hidup di dalamnya.

Ciri-ciri terpenting dari penampakan hutan mangrove, terlepas dari habitatnya yang unik, adalah :
  • memiliki jenis pohon yang relatif sedikit;
  • memiliki akar tidak beraturan (pneumatofora ) misalnya seperti jangkar
  • melengkung dan menjulang pada Rhizophora spp., serta akar yang mencuat vertikal seperti pensil pada Sonneratia spp. dan pada Avicennia spp.;
  • memiliki biji (propagul ) yang bersifat vivipar atau dapat berkecambah di pohonnya, khususnya pada Rhizophora; memiliki banyak lentisel pada bagian kulit pohon.
Sedangkan tempat hidup hutan mangrove merupakan habitat yang unik dan memiliki ciri-ciri khusus, diantaranya adalah :
tanahnya tergenang air laut secara berkala, baik setiap hari atau hanya tergenang pada saat pasang pertama; tempat tersebut menerima pasokan air tawar yang cukup dari darat;
daerahnya terlindung dari gelombang besar dan arus pasang surut yang
kuat; airnya berkadar garam (bersalinitas) payau (2 - 22 / ) hingga asin
(mencapai 38 / ). tidal forest coastal woodland vloedbosschen
Rhizophor

Tour ini dimulai dari sebuah dermaga kecil yang disana Anda akan disambut oleh pengelola yang kemudian membekali Anda dengan "Life Jacket", Jas hujan (mantel dan air minuman mineral. Setelah dipastikan life jacket Anda terpasang Anda akan di pandu untuk diberi penjelasan tentang ekosistem kawasan hutan bakau. Perjalanan dengan tempo1 sampai dengan 1 1/2 Jam ini akan mengajak Anda menelusuri Sungai Kecil dengan sebuah perahu dengan motor berkekuatan 30 HP (Horse Power) yang di pandu oleh seorang pemandu wisata yang akan menjelasaakan berbagai flora dan fauna yang di sekitar kawasan hutan bakau ini.

Di dalam perjalanan Wisata Huttan Bakau ini Anda akan berhenti di beberapa titik seperti di bekas dapur arang yang dahulu digunakan masyarakat untuk memproduksi Arang, sambil di perjalanan pemandu wisata akan memberikan beberapa penjelasan tentang jenis dan manfaat hutan bakau yang salah satunya adalah untuk menguruangi ancaman Tsunami

Ular Bakau, Monyet, Biawak yang sedang berjemur, Burung dan hewan hewan lainnya menjadi pemandangan yang sering di jumpai dalam perjalanan ini


Nuansa alam yang damai dan sejuk membuat kita merasa tenang dan serasa hidup ini indah.


Tidak ada komentar: