Total Tayangan Halaman

Selasa, 19 Oktober 2010

Pulau Penyengat - Pulau Indra Sakti "Pulau Museum"

Pulau penyengat adalah pulau kecil dengan penduduk lebih kurang 500 Kepala Keluarga (KK) terletak di sebelah Barat Tanjungpinang. Pulau ini dapat dijangkau dengan menggunakan "pompong" atau sejenis perahu mesin yang berkapasitas 15 sampai dengan 30 orang penumpang dengan jarak tempuh 10 menit dari pelabuhan di Tanjungpinang. Pulau Penyengat menjadi pulau yang bersejarah dan memiliki berbagai peninggalan penting atas aktifitas kerajaan Riau Lingga Johor dan Pahang pada masa itu. Peran pulau ini sebagai pusat pemerintahaan Kerajaan Ria Lingga menorehkan sejarah penting yang peninggalan berupa bangunan dan makam makam para raja raja dan bangsawan serta ahli ahli dimasa dahulu masih terdapat dan berdiri kokoh di Pulau ini.

Makam Para Pahlawan Nasional
Dipulau ini terdapat 2 (dua) Pahlawan Nasional yaitu Raja Haji Fisabilliah dan Raja Ali Haji. Raja haji Fisabilliah dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional atas jasa beliau dalam memerangi penjajahan Belanda pada masa itu. Raja Ali Haji sang Sastrawan yang berasal dari Kepulauan Riau yang dikenal dengan hasil karya sastra nya Gurindam 12, beliau dinobatkan sebagai pahlawan Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia atas jasanya terhadap lahirnya Bahasa Indonesia sebagai pemersatu Bangsa ini.
Berziarah ke makam ini merupakan bagian rasa simpati dan dedikasi kita terhadap para pahlawan atau pendahulu kita. Bak kata presiden pertama ini...Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghormati jasa jasa para pahlawannya....


Makam Engku Putri
Engku Hamidah atau yang dikenal dengan Engku Putri adalah Anak dari Raja Haji Fisabilliah yang merupakan pahlawan Nasional dan Juga Yang Dipertuan Muda IV. Beliau mejadi tokoh penting pada masanya karena ditangannyalah diamanahkan alat alat kebesaran kerajaan (Insignia atau Regalia) yaitu seperangkat alat alat untuk penobatan seorang Sultan. Adapun alat alat tersebut berupa seperangkat alat bunyi atau instrumen musik dan Cogan berupa sirih besar yang saat ini alat tersebut di simpan di Museum Nasional Jakarta.

Istana Kantor
Istana Raja Ali yang dikenal juga dengan Istana Kantor yang karena memang fungsi bangunan ini dahulu digunakan sebagai tempat tinggal atau rumah juga dijadikan sebgai tempat berkantornya Yang dipertuan Muda VIII Kerajaan Riau Lingga. Komplek istana ini cukup luas namun beberapa bangunan sudah tidak terlihat lagi namun bangunan Induk dan pagar serta bangunan perjaga masih terlihat kokoh.

Bila kita berkunjung ke komplek ini ada keunikan yang bisa kita lihat di dalam bangunan utama dimana menurut penjaga situs ini ada sebuah "WC" yang bentuk nya seperti lubang kunci. Penasaran seperti apa ? silahkan berkunjung

Situs Situs atau objek lainnya yang di jumpai di Pulau Penyengat

Gedung Mesiu - Istana Engku Bilik

Komplek Makan Raja Djakfar - Balai Adat

Perjalanan Anda mengunjungi Pulau Penyengat ini akan lebih nyaman dan berkesan dengan menggunakan becak mesin ini. dengan panduan oleh pemmandu Becak Anda akan di bawa berkeliling Pulau dan akan menyinggahi situs situs atau Objek wisata yang ada.

Ayo Tamasya ke Tanjungpinang Kepulauan Riau ........

Tidak ada komentar: