Total Tayangan Halaman

Rabu, 13 Oktober 2010

Masjid Agung Sultan Riau Pulau Penyengat ("Masjid Putih Telur")


Masjid yang memiliki nilai arsitektur yang tinggi ini masih berdiri kokoh dan dipergunakan oleh umat muslim untuk shalat 5 waktu sehari. menurut cerita bahwa Masjid ini dahulu di bangun secara bergotong royong oleh masyarakat yang tinggal di Pulau ini. Masjid ini pada awalnya terbuat dari kayu dan bebatuan sebagai pondasinya, namun dengan semangat "Fisabillilah" untuk membangun sebuah Masjid yang lebih baik lagi maka masyarakat memugar keseluruhan dengan membangun Masjid yang sampai sekarang masih terlihat megah

Masjid ini dikenal banyak orang sebagai "Masjid Putih Telur" yang menurut cerita masyarakat setempat dahulu tatkala membangun Masjid ini yang dilakukan secara Bergotong Royong, masyarakat di bantu oleh pihak Johor "bertongkang-tongkang" telur untuk di konsumsi selama melaksanakan kerja gotong royong membangun Masjid ini, oleh karena masyarakat tidak mengkonsumsi putihnya maka salah seorang arsitektur dari India yang ikut terlibat pada saat membangun Taj Mahal menyarankan untuk tidak membuang putih telur tersebut namun mencampurkan putih telur tersebut dengan semen, kapur dan tanah liat untuk membangun sebagian bangunan Masjid ini

Ayoo Kita Ke Penyengat ....... ayo tamasya ke Kepri

Tidak ada komentar: